Fuse Jakarta

W4 | When Grief Moves a Nation

REFERENCE BIBLE VERSE

Ezra 7:10 (TB) | Sebab Ezra telah bertekad untuk meneliti Taurat TUHAN dan melakukannya serta mengajarkan ketetapan dan peraturan di antara orang Israel.

Ezra 9:3, 5–6 (TB) | Ketika aku mendengar hal itu, aku mengoyakkan pakaian dan jubahku dan mencabut rambut kepala dan janggutku dan duduklah aku tertegun… Pada waktu korban petang bangunlah aku dari persembahanku dengan pakaian dan jubahku yang terkoyak, lalu berlututlah aku dan menadahkan tanganku kepada TUHAN, Allahku, sambil mengucapkan doa.

OBJECTIVES

Untuk memahami bahwa pemuridan dan pengajaran dimulai dari hati yang terluka bagi jiwa orang lain, bukan dari tempat penghakiman.

Untuk memahami bahwa fondasi karakter kita sangat penting sebelum kita memiliki pengaruh.

CONTENT

Ezra’s Foundation: Character Before Influence

Prayer and Grief Precede Correction

CONCLUSION

Kehidupan Ezra menunjukkan kepada kita dua kebenaran penting tentang melipatgandakan pengaruh.

Pertama, pengaruh yang bertahan lama dibangun di atas fondasi karakter yang kuat—mempelajari Firman Tuhan, menjalankannya dalam kehidupan, dan baru kemudian mengajarkannya. Kedua, pengajaran dan koreksi yang paling kuat mengalir dari hati yang berdukacita bersama orang lain, bukan dari posisi berdiri di atas mereka.

Ketika dukacita Ezra sungguh-sungguh, dukacita itu menggerakkan sebuah bangsa. Pola yang sama tetap berlaku hingga hari ini. Sebelum kita mencoba membentuk orang lain, Tuhan mengundang kita untuk membiarkan Dia membentuk hati kita sendiri.

Dan ketika hati kita hancur karena hal-hal yang menghancurkan hati-Nya, kehancuran hati itu dapat menjadi tempat di mana pengaruh justru berlipat ganda.

REFLECTION/DISCUSSION QUESTIONS

REFERENCES