Fuse Jakarta

W2 | Heaven’s Authority

REFERENCE BIBLE VERSES

1 Samuel 16:12–13 (TB) | Kemudian disuruhnyalah menjemput dia. Ia kemerah-merahan, matanya indah dan parasnya elok. Lalu TUHAN berfirman: “Bangkitlah, urapilah dia, sebab inilah dia.” Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi dia di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya
berkuasalah Roh TUHAN atas Daud.

Matius 28:18–20 (TB) | Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku … Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

OBJECTIVES

Untuk memahami bahwa sebelum kita dapat memengaruhi orang lain, semuanya dimulai dengan mengalami Tuhan.

Untuk memahami bahwa kita perlu memiliki rasa aman dalam diri agar dapat memimpin orang lain yang lebih berkualifikasi daripada kita.

CONTENT

Before Goliath, God Anointed David

Speaking and Leading with Confidence

CONCLUSION

Otoritas dari Surga mengubah segalanya.Sebelum kita dapat melipatgandakan pengaruh, kita harus terlebih dahulu mengalami Tuhan—seperti Daud mengalami-Nya di padang sebelum ia berdiri di hadapan Goliat. Dan ketika kita mengetahui bahwa Tuhan telah memberikan kepada kita otoritas untuk melakukan pekerjaan-Nya, kita dapat memimpin dengan keyakinan yang tenang, bahkan ketika orang-orang di sekitar kita lebih berbakat dalam bidang-bidang tertentu.

Kita tidak memimpin berdasarkan keunggulan pribadi. Kita memimpin berdasarkan penugasan ilahi. Seperti Daud, kita dapat melihat orang-orang yang Tuhan tempatkan di sekitar kita—baik yang lebih terampil, lebih berpengalaman, maupun lebih berbakat—dan berkata dengan penuh rasa aman: “Mulailah bekerja! TUHAN menyertai engkau.”

Karena otoritas itu bukan milik kita. Otoritas itu milik Surga.

REFLECTION/DISCUSSION QUESTIONS

REFERENCES