Fuse Jakarta

W4 | Love-Based Obedience

REFERENCE BIBLE VERSES

1 Yohanes 5:3 (TB) | Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintahperintah-Nya. Perintahperintah-Nya itu tidak berat.”

1 Samuel 15:24 (TB) | Berkatalah Saul kepada Samuel: ‘Aku telah berdosa, sebab aku telahmelanggar perintah TUHAN dan perkataanmu; aku takut kepada rakyat, sehingga akumendengarkan perkataan mereka.’

OBJECTIVE

Menyadari bahwa ketaatan yang sejati kepada Allah berakar pada kasih, bukan pada ketakutanatau kewajiban, dan bahwa teladan Raja Saul mengingatkan kita bahwa ketaatan sebagian tetapmerupakan ketidaktaatan.

CONTENT

Obedience That Flows From Love, Not Fear

Partial Obedience Is Still Disobedience

CONCLUSION

Kisah Saul meninggalkan kita dengan sebuah pertanyaan yang tidak nyaman tetapi penting: “Apakah kita menaati Allah karena kasih, atau karena takut terhadap apa yang akan dipikirkanorang lain?”

Adalah mungkin untuk terlihat setia dari luar, mengikuti sebagian besar dari apa yang Allah minta, sementara secara diam-diam menahan bagian-bagian yang menuntut kita untukmengorbankan sesuatu, baik itu kenyamanan, reputasi, maupun hubungan.

Allah mencari hati yang dapat menaati dengan sepenuhnya karena kita mengasihi-Nya, bukankarena kita sedang menjaga penampilan di luar.

Kabar baiknya adalah bahwa ketaatan yang didasarkan pada kasih bukan tentang menjadisempurna. Ini tentang menjadi jujur di hadapan Allah dan memilih kasih daripada ketakutan, lagidan lagi.

REFLECTION/DISCUSSION QUESTIONS

REFERENCES