REFERENCE BIBLE VERSES
Matius 8:20 (TB) | “Yesus berkata kepadanya: ‘Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.’’
Matius 16:24 (TB) | “Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: ‘Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.”
OBJECTIVE
Memahami bahwa mengikut Kristus memang menuntut pengorbanan, tetapi hal itu sepadan dengan pengorbanan yang perlu dilakukan.
CONTENT
What does it mean to follow Jesus?
- Mengikut Yesus berarti meninggalkan kehidupan lama kita dan melangkah ke dalam sesuatu yang belum kita ketahui. Selama pelayanan-Nya, para murid meninggalkan kehidupan mereka yang lama untuk bersama Yesus. Sebagai contoh, Simon Petrus dan Andreas meninggalkan pekerjaan mereka sebagai nelayan untuk menjadi penjala manusia. Sebagai orang Kristen, Allah memanggil kita untuk meninggalkan hal-hal yang sudah familiar dengan kita agar kita siap melayani orang lain.
- Mengikut Yesus berarti meninggalkan kenyamanan hidup ini agar menjadi semakin serupa dengan-Nya. Matius dapat dengan mudah memperoleh banyak uang sebagai pemungut cukai, tetapi ia memilih mengikuti jejak Yesus daripada menjalani kehidupan yang penuh kelimpahan dan kenyamanan, karena ia tahu bahwa memilih Allah lebih daripada kekayaannya akan memuaskan jiwanya.
- Matius 16:24 berbicara tentang menyangkal diri. Ini berarti melepaskan kehendak dan ambisi pribadi kita, serta menempatkan kehendak Allah di atas keinginan kita sendiri. Mengikut Yesus berarti memahami bahwa menjalani kehidupan yang mencerminkan Yesus adalah prioritas utama kita di atas segala sesuatu. Hal ini juga menuntut kita untuk tetap tinggal di dalam Yesus sehingga hati dan kehendak kita selaras dengan hati dan kehendak-Nya.
- Mengikut Yesus juga merupakan panggilan untuk taat, yaitu hidup menurut ajaran-Nya dan pergi ke mana pun Dia memimpin. Artinya, kita hidup menjalankan panggilan Kristus dalam kehidupan kita.
Jesus has done it all before us
- Ketika kita mengikut Yesus, bukan berarti hidup akan berjalan dengan mudah. Sebaliknya, hidup bisa menjadi lebih sulit karena kita dipanggil bukan untuk menjadi serupa dengan dunia, melainkan untuk mengalahkan dunia (keinginan daging kita).
- Kristus telah mengalami seluruh beban yang datang karena menaati Bapa-Nya sampai mati. Dia telah menanggung segala penderitaan dan ketidaknyamanan yang juga akan kita alami ketika mengikut Dia. Jika Allah kita telah menderita bagi kita, bukankah kita juga patut rela menderita bagi-Nya?
- Karena Kristus telah melakukan semuanya bagi kita, Dia dapat turut merasakan apa yang kita alami ketika kita mengatakan bahwa mengikut Dia itu tidak mudah dan membutuhkan pengorbanan. Bahkan, karena Dia mengetahui betapa sulitnya hal itu bagi kita, Dia telah mengaruniakan Roh Kudus yang diam di dalam kita untuk menghibur dan membimbing kita.
- Sebagai hasilnya, ketika kita mengikut Kristus, kita menjadi semakin serupa dengan Kristus, bukan menyerah kepada keinginan daging atau keinginan duniawi. Kita dapat melepaskan diri dari kuasa dosa dalam hidup kita. Menjadi serupa dengan Yesus memang tidak mudah, tetapi itu adalah pekerjaan yang baik.
- Bahkan, Ibrani 12:1 menggambarkan adanya "awan saksi yang begitu besar yang mengelilingi kita", yang berarti Allah dan Surga sedang memberi semangat kepada kita untuk bertekun dalam perlombaan sehingga kita dapat menyelesaikan pertandingan yang telah Allah tetapkan bagi kita.
- Efesus 2:10 menyatakan bahwa karena apa yang telah Kristus lakukan bagi kita, kita diciptakan kembali untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan melakukan pekerjaan-pekerjaan baik yang telah Allah persiapkan sebelumnya bagi kita.
- Yohanes 14:12 kemudian menguatkan bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya akan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang telah Dia lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar daripada itu, karena Dia pergi kepada Bapa. Karena pekerjaan-Nya di kayu salib telah selesai, kita hanya perlu berjalan dalam ketaatan untuk menerima kemenangan-Nya atas setiap tantangan yang kita hadapi.
REFLECTION/DISCUSSION QUESTIONS
- Menurut Anda, apa yang membuat mengikut Yesus terasa sulit?
- Mengapa, secara pribadi, Anda percaya bahwa mengikut Yesus adalah sesuatu yang berharga?
- Bagaimana pemahaman bahwa Yesus telah menyelesaikan semuanya di kayu salib menguatkan Anda untuk terus berjuang dalam pertandingan iman yang baik?
REFERENCES